Seorang
Narasumber/ Pembicara dalam sebuah pertemuan atau seminar, biasanya
diperkenalkan kepada para pesertanya oleh moderator ayau MC pertemuan tersebut.
Informasi seputar akademik atau kariernya di kemas dengan kata-kata yang begitu
indah sehingga menarik bagi para peserta kegiatan atau seminar. Ini mengandung
suatu maksud utama untuk meyakinkan para peserta bahwa pembicara ini
sungguh-sungguh berkualitas dan akan menjadi Nara Sumber yang dapat diandalkan. Tidak percuma para peserta meluangkan waktu dan
tenaga untuk datang di tempat dalam rangka menghadiri acara seminar dimaksud.
Samahalnya
Yohanes bersaksi tentang kedatangan Mesias yang dinantikan umat Israel pada
saat itu. Mesias yang dinanti-nantikan itu adalah sepupunya sendiri, yankni
Yesus dari Nasaret. Namun Yohanes berbicara bukan dari daerah mana Mesias itu
berasal namun Kahrisma yang melekat pada diri Yesus sebagai manusia yang
istimewa. “ Aku melihat Roh turun dari langit seperti seekor burung merpati,
dan roh itu tinggal diatas-Nya”, demikian kata Yohanes. Dengan ucapan itu Yohanes menekankan kualitas
Yesus sebagai seorang yang telah di urapi Allah. Roh inilah yang menjadi inti
perutusan, bukan soal keturunan atau asal.
Menghargai
karunia Roh yang tercurah atas diri orang merupakan kewajiban setiap orang
Kristisni. Yesus mengutus setiap orang Kristiani untuk menjadi rasul yang
beritakan kabar gembira kepada semua orang di tengah dunia. Yesus tidak
mengutamakan orang dari suku atau ras tertentu. Yesus tidak menekankan standar
Ijasa atau kulifikasi pendidikan bagi seorang Kristiani untuk mewartakan kabar
sukacita di tengah dunia. Ini yang di harapkan oleh Yesus yakni bahwa setiap
orang mewartakan Karya Agung Allah untuk keselamatan umat manusia.
Dalam bacaan Injil (Yoh I :29-34 ) Ketika Yohanes membabtis di sungai Yordan, dan ia
meliaht Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah,
yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari
padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada
sebelum aku. Dan aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk
itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada
Israel."
Pernahkah anda
tak mengakui karunia Roh di dalam diri orang karena penampilannya yang tak
meyakinkan? Atau sadarkah anda akan karunia Roh yang tercurah dalam diri anda? Dengan
adanya Roh Kudus sehingga karya Tuhan tetap ada dan selalu ada didalam Karya
Agung kepada semua orang di dunia.
JK Lejab

Tidak ada komentar:
Posting Komentar