Senin, 13 April 2020

AKU TELAH MELIHAT TUHAN DAN MENGATAKAN SEMUAL HAL PADAKU


( Yoh 20 11-18 )
Pengalaman Maria Magdalena adalah ilustrasi kontras pengalaman manusia dengan dan tanpa Kristus. Ketika Maria Magdalena masih mencari jenasa Yesus, ia mengangis dan meratap. Ia sedih karena Tuhan tidak lagi ada bersama dia. Ini adalah pengalaman dimana Tuhan tidak hadir di dalam hidupnya. Tetapi setelah ia mengenal Yesus yang bangkit,  dukacinta itu sepenuhnya berganti menjadi sukacita. Itulah pengalaman orang dimana Tuhan hadir dan memberikan kegembiraan di dalam hidupnya.

Kegembiraan Maria adalah kegembiraan umat manusia yang mengalami kebahagiaan karena kebangkitan Kristus. Kegembiraan itu terjadi karena tidak ada lagi alasan untuk berdukacita. Namun kegembiraan itu lebih merupakansatu kegembiraan sebagai akibat kesetiaan kepada Tuhan dalam situasi apapun. Andaikata Maria hanya menerima Yesus dalam kebahagiaan dan meninggalkan-Nya dalam penderitaan, penampakan Tuhan pada Maria tidak ada nilai. Kisah penampakan Kristus kepada Maria Magdalena menunjukan relasi personal yang hangat. Maria Magdalena segera mengenali Yesus ketika mendengar Dia memanggil namanya. Yesus mengutus dia menjadi saksi kebangkitan-Nya. Kepada para murid, Maria Magdalena menegaskan  “Aku Telah Melihat Tuhan”. Ketika para rasul masih dilanda keraguan, Maria Magdalena memberi peneguhan bahwa Yesus sungguh Telah Bangkit.  Paskah tidak semata-mata menjadi pesta kemenangan dan sukacita tetapi perutusan yang membuahkan tanggung jawab. Karena seperti para murid, kitapun harus menghidupi kenangan akan kebangkitan Kristus.

Dalam hidup keseharian kita ada banyak orang yang mengalami krisis iman. Mereka merasa iman tidak lagi bermakna karena disaat mereka menderita, sesame kaum beriman tidak hadir di tengah mereka yang mengalami krisis itu. Tuhan menuntut kesetiaan kita, semoga Ia juga siap mengajari kita dengan suka cita sejati seperti yang diberikannya kepada Maria Magdalena yang setia. Kasih iman dan harapannya pada Yesus sang Guru telah menjadikan Maria Magdalena seorang tokoh istimewa dalam Gereja. Karunia kebangkitan diberikan kepada setiap orang yang percaya kepada Kristus. Karunia ini lebih bermakna ketika dijabarkan dalam bentuk membagi kegembiraan kepada orang lain, karena hidup kita menjadi berkat bagi orang lain. 

( Yoh 20:11 – 18 ) Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu,  dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring.  Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: "Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan."  Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.  Kata Yesus kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?" 

Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: "Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya."  Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!", artinya Guru.   Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."  Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: "Aku telah melihat Tuhan!" dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.

JK Lejab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar