Rabu, 01 April 2020

APAKAH ENGKAU JUGA ORANG GALILEA


( Yoh. 7 40-53 )
Dalam hal korupsi, ternyata Indonesia adalah juaranya.  Dalam berita yang terjadi dan realitas di tengah masyarakat. Karena sistim itu sudah sedemikian korupnya, orang-orang akirnya merasa itu wajar. Akibatnya orang-orang berniat untuk bekerja dengan jujur dan bebas dari korupsi justu terasing di tengah lingkungan kerja.
Nikodemos adalah contoh orang-orang yang memperjuangkan yang benar lalu terasing dari lingkungannya. Karena ia menunjukan prinsipnya yang benar, ia dipersalahkan dan dianggap membela Yesus. Padahal Nikodemus justru mengungkapkan prinsip yang benar, yakni orang tak boleh dihukum sebelum didengar kesaksian. Dasarnya hanyalah karena kelompok orang itu sudah sepakat untuk melenyapkan Yesus. Yang menghalangi niat itu akan dianggap sebagai sekutu Yesus yang harus dimusuhi juga.

Didalah kehidupan sehari-hari, kita sering harus masuk kedalam kelompok-kelompok tertentu, entah itu kelompok profesi, suku dan agama, atau aneka latar belakang yang lain. Apapun kelompok yang kita masuki, kita ditantang untuk membahasakan pesan Injil lewat kehadiran, tutur kata dan tingkah laku kita. Kita harus melakukan pekerjaan itu dengan tulus dan jujur apapun anggapan orang kita tidak loyal. Prinsip hidup harus dilakukan sesuai dengan apa yang kekehendaki Yesus. Belajarlah dari tokok Nikodemus yang berani melawan dan menentang kelaliman untuk membela kebenaran. Namun kadang kita selalu membela sesuatu hal yang dianggal salah, dimana dimata semua orang itu bukanlah kebenaran namun untuk mendapat kedudukan. Ibarat Yudas yang mengkianati Yesus. Katakan salah  jika itu salah dan katakana benar jika itu benar. Prinsip ini yang harus dipengang sebagai seorang kristiani.

( Yoh 7:40 – 53 ) Beberapa orang di antara orang banyak, yang mendengarkan perkataan-perkataan itu, berkata: "Dia ini benar-benar nabi yang akan datang."  Yang lain berkata: "Ia ini Mesias." Tetapi yang lain lagi berkata: "Bukan, Mesias tidak datang dari Galilea!  Karena Kitab Suci mengatakan, bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal."  Maka timbullah pertentangan di antara orang banyak karena Dia.  Beberapa orang di antara mereka mau menangkap Dia, tetapi tidak ada seorang pun yang berani menyentuh-Nya.   Maka penjaga-penjaga itu pergi kepada imam-imam kepala dan orang-orang Farisi, yang berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak membawa-Nya?"   Jawab penjaga-penjaga itu: "Belum pernah seorang manusia berkata seperti orang itu!"   Jawab orang-orang Farisi itu kepada mereka: "Adakah kamu juga disesatkan?

 Adakah seorang di antara pemimpin-pemimpin yang percaya kepada-Nya, atau seorang di antara orang-orang Farisi?   Tetapi orang banyak ini yang tidak mengenal hukum Taurat, terkutuklah mereka!"   Nikodemus, seorang dari mereka, yang dahulu telah datang kepada-Nya, berkata kepada mereka:  "Apakah hukum Taurat kita enghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang mengetahui apa yang telah dibuat-Nya?"   Jawab mereka: "Apakah engkau juga orang Galilea? Selidikilah Kitab Suci dan engkau akan tahu bahwa tidak ada nabi yang datang dari Galilea."  Lalu mereka pulang, masing-masing ke rumahnya,

                                                                                                                                                       JK Lejab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar